Tampilkan postingan dengan label peluang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peluang. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Mei 2021

Ngobrol Ringan Tentang Karir

 

Hai ^^

Kali ini saya mau sharing mengenai topik yang gak pernah habis dan memuaskan manusia, ya karir. Di antara banyak topik yang menarik perhatian manusia selain cinta, pastinya mengenai kekayaan atau tahta. Atau saya rangkum dalam sebuah istilah karir.

Pertama, asosiasi mengenai karir selalu dibatasi oleh batas sukses dan tidak sukses. Di antara penentuan keduanya ada yang dinamakan proses menuju sukses. Bagi yang percaya bahwa semuanya butuh proses, tidak seinstan mie instan. Eh, bukannya mie instan pun perlu buka dulu bungkus, panasin air, terus rebus baru deh dilahap. Yummy :). Saya termasuk yang percaya bahwa semua yang terjadi di alam semesta memerlukan proses. Proses menyiratkan perubahan dari kondisi awal hingga kondisi akhir. Ada elemen waktu di sana.

Saya ingin bercerita, pekan lalu saya bertemu para alumni beasiswa. Dulu saya masuk kuliah di Bandung beserta puluhan nyaris 100 siswa SMA/MA se-Jawa Barat tahun 2010. Bercerita mengenai update masing-masing. Ada yang sudah punya anak, ada yang sudah mendapatkan pekerjaan impian, bahkan ada yang sudah lulus S3. Tak terasa 10 tahun berlalu, 1 dekade. Kita yang masih unyu-unyu dulu sudah menjadi suami/ istri, ayah/ ibu, pemimpin, guru, dan sebagainya. Menjalankan peran masing-masing.

Karir yang ditempuh beda-beda. Saya sendiri saat ini menjadi dosen. Saya ingin mewakafkan diri saya sebagai seorang guru. Jadi dari segi karir, jalurnya sudah jelas jika ingin mengejar jabatan tertinggi, yaitu menjadi guru besar. Jika ingin menebar kebaikan sebanyak-banyaknya, terbentang banyak sekali salurannya. Dalam proses karir tersebut, banyak sekali tantangan yang harus dihadapi. Saya tidak ujug-ujug menjadi dosen. Saya butuh 9 tahun agar bisa berkarir sebagai dosen. Dan menjadi dosen itu berat, karena tanggung jawab moral yang tinggi. Saya berharap para dosen semua di manapun berada, dapat menjalankan tugasnya sebaik mungkin. Butuh keikhlasan untuk segala kegiatan yang dijalani.

Saya mengawali pekerjaan pertama saya sebagai seorang guru bimbel. Dulu pernah ikut olimpiade fisika, jadi saya ngajar fisika SMA. Lokasinya di Bandung. Anak-anak yang diajar berlatarbelakang keluarga menengah ke atas. Mereka dibesarkan di lingkungan yang memadai, ada juga yang SD dan SMP nya di luar negeri. Kemudian masuk SMA-SMA favorit di Bandung. Pengalaman pertama saya ngajar saya deg-degan. Bukankah demikian? segala sesuatu yang merupakan first experience kita, selalu ada desir dan adrenalin yang menantang.

Saya lanjut kuliah S2 di kampus yang sama sambil mroyek bareng dosen. Saya beberapa kali ditunjuk sebagai koordinator projek. Di perjalanan S2 itu, saya mulai mengenai beberapa orang dengan bidang spesifik masing-masing. Ada yang konsen di migas secara profesional maupun akademisi, ada yang di geologi teknik, mineral, dan masih banyak lagi. Saya mulai berusaha membuka diri, bahwa semua permasalahan kompleks diselesaikan dengan disiplin ilmu yang berbeda-beda. Saya sempat ikut pertukaran pelajar ke Jepang dan ada juga pelatihan ke Malaysia. Semua saya coba. Kuliah S2, mroyek, panitia konferensi, pertukaran pelajar, main game juga :D.

Saya lanjut kemudian menjadi honorer di Pusair. Banyak ke lapangan untuk eksplorasi air, sambil nyambi juga jadi konsultan individu di Aresta Karya Mandiri. Saya keliling Indonesia dalam waktu 1,5 tahun. Cukup banyak daerah yang saya kunjungi. Menyelesaikan permasalahan geologi yang biasa timbul di berbagai sektor, industri dan instansi. Termasuk saya menjadi wellsite geologist di perusahaan kontraktor pemboran. Saya juga nulis buku, buka channel Youtube. Semua saya jalani. Ternyata, saya gak ada pekerjaan ya :D. Banyak banget waktu lowongnya, sampai semua dilakuin. Saya ketemu banyak orang dengan latar belakang dan bidang yang berbeda, level akademik S1 hingga profesor, para praktisi dan profesional, dan sebagainya. Dua, yang saya belum merasakan atmosfernya, para pengusaha dan politisi. Saya meyakini, semua yang ada di alam semesta ini saling terkait. Ada sebab-akibat. Menjalani kehidupan, kita dapat saja menemukan kejadian yang tak terduga di depan.

Banyak rekan saya yang tidak selalu mesti bekerja sesuai bidang. Kita semua bisa menjadi apa saja yang kita inginkan. Saya menemukan banyak orang yang terbebani dengan kata dan omongan orang lain, termasuk keluarga. Harus menjadi ini dan ini. Saya mulai berusaha menyadari dan mencoba menerima dengan lapang dada. Bahwa kita harus bertanggung jawab tentang pilihan kita. Merdeka lah sebebas-bebasnya. Kita berhak menjalani kehidupan dengan apa yang kita yakini. Belajar terus sebanyak-banyaknya, susunlah menjadi informasi, temukan insipirasi, dan menjadi bijaklah.

Tulisan ini terkhusus bagi yang sedang ketakutan, stres, bingung, mengenai masa depan. Masa depan memang tidak pasti, seperti kabut, perlu keyakinan semuanya akan jelas pada waktunya. Akan indah pada waktunya. Pelangi muncul setelah langit gelap berlalu. Kita punya kesehatan dan waktu, manfaatkan dengan baik. Kalaupun tidak ada salah satu dari keduanya, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bersyukur.

News Landing - Information Factory Information Factory
Sumber: theifactory.com

Sedikit: kita hidup di era informasi yang berseliweran. Tidak sempat kita meresapi sumsum informasi. Heningkan sejenak, kumpulkan semua, ada insight di sana. Kita bisa mendapatkan wisdom kehidupan. Jika tidak hari ini, yakinlah suatu saat ada.

Refleksi Jadi Dosen 1 Tahun

 

Hai,

Ketemu lagi dengan saya, Admin Geodestinasi. Sebelum membahas materi sesuai judul postingan kali ini, saya mau sedikit intro dulu, mungkin sekalian promosi, hehe. Ga papa ya. Dikit koq.

Oke, saya punya beberapa blog. Yaitu Ujung Destinasi yang dulu awalnya bernama Hujung Destinasi. Sebuah blog wordpress berisi perjalanan mendaki gunung juga mengenai ilmu geologi. Saya buat awal 2012. Kemudian awal 2017 namanya berubah menjadi Ujung Destinasi. Kalian bisa temukan di berbagai medsos mainstream kecuali Twitter karena belum buat. Kalian bisa cari di Youtube, WordPressnya ada, Facebooknya juga, bahkan IG ada lho. Ujung Destinasi saat ini fokus pada dunia tulis menulis dan komunikasi sains dalam bahasa populer.

Blog kedua yaitu Blog Destinasi berisi perjalanan keliling Indonesia dan Luar Negeri, serta blog terakhir adalah Geodestinasi yang memfokuskan bahasan untuk topik geologi saja. 

– Admin

Saya juga Co-Founder Geo-Water Channel Indonesia. Sebuah kanal Youtube yang banyak sharing mengenai karir, geologi, air tanah, dan tips trik menarik lainnya dalam kehidupan ^^.

Oke, cukup sudah promosinya. Lanjut serius dulu.

Dosen. Apa yang kalian bayangkan jika mendengar kata ini?

Dari sisi karir.

Dari sisi akademik.

Dari sisi penghasilan mungkin.

Atau dari sisi kehidupan yang lain.

Ketika kecil, saya pernah bertemu dengan salah satu Manager Humas (mungkin namanya, CMIIW) PT. Chevron Geothermal Salak. Sebuah perusahaan yang memberikan tanggung jawab sosial, atau bahasa kerennya Corporate Social Responsibility (CSR). Di bidang pendidikan salah satunya. Belio bertanya, pengen jadi apa? Saya ditanya saat saya akan tes masuk ke Geologi ITB. Saya bilang dengan lepas saja, guru.

Bagi saya, dosen adalah salah satu jenis guru. Saya akan banyak menceritakan wejangan dari para senior. Saat di Medan, di Lapangan Merdeka, yang depan Stasiun Medan itu, di tengah hari cerah ditemani cangkir kopi dan kue, seorang dosen senior yang juga adalah orang yang saya temui pertama kali saat workshop di Malaysia, berkata seperti ini:

Dosen itu harus ikhlas untuk beramal, jangan mengharapkan gaji besar, buatlah konsultan atau semacamnya kalau mau ngejar kebutuhan uang. Ya.

– Wejangan senior

Sebentar saya pikir-pikir. Ada benarnya. Banyak guru-guru kita, juga dosen, yang telah mengajarkan ilmu dengan ikhlas. Kalau diberikan kalkulasi perhitungan, lebih banyak yang diberikan daripada apa yang mereka dapatkan. Bukankah kita sering mendengar kabar bahwa banyak guru yang status “kesejahteran karyawan” kurang, semisal digaji sedikit atau bahkan ada yang dirapel. Saya sih berharap, semua merata bisa ada perbaikan.

Jadi dosen, kata pembimbing saya adalah pilihan terakhir jika tidak mendapat pekerjaan. Memang saya rasakan demikian. Tapi jika saya harus menerima dengan lapang dada. Bahwa profesi dosen adalah untuk mengabdi kepada kemanusiaan. Kalau seorang Sapardi Djoko Damono bilang menulis adalah bekerja untuk keabadian. Doa saya semoga para guru dan dosen mengalir terus amalannya hingga menembus ruang dan waktu di masa mendatang.

Bagaimana refleksi saya selama satu tahun menjadi dosen. Gugup? Iya pertama kalinya gugup dan saya mendapat evaluasi yang banyak dan mendalam. Seterusnya? Saya belajar memahami, bahwa tugas dosen lebih besar, agar mahasiswa mampu menjadi long life learner. Pembelajar sepanjang hayat. Dosen juga memiliki darma yang lain, mentransformasikan ilmu pengetahuan ke masyarakat, dan tentu saja melakukan perkembangan sains atau teknologi.

Jadi dosen? Tidak dikatakan sebagai prosesi yang buruk jika melihat dari karir. Jenjangnya sudah jelas, bahwa paling tinggi jadi profesor. Sebuah jabatan dengan kecakapan mumpuni di bidang sains atau teknologi. Apa bisa fleksibel? Bisa sekali. Saya bahkan masih bisa memberikan pekerjaan ke adik-adik kelas saya agar bisa mengerjakan permintaan proyek. Mesti tidak sering, tapi cukup untuknya membeli sebungkus dua bungkus makan selama satu tahun.

Selain itu, saya juga bisa nulis buku. Buku kedua saya sedang proses terbit di penerbit mayor. Doakan akhir tahun ini, jika pandemi berakhir, bisa mampir di toko buku kesayangan Anda ðŸ™‚

Kalau novel pertama saya berkisah tentang Bandung Patahan, buku kedua saya bercerita tentang Perjalanan Mapping di Hutan.

Salam Hangat bagi yang baru mampir, sampai ketemu di tulisan berikutnya.

5 Things You Need to Know About University Lecturers
sumber: whatuni.com

Kamis, 15 April 2021

Peluang Kerja Geologis

 

Peluang Kerja Geologis

 

Saat ini di perguruan tinggi, jurusan teknik menjadi salah satu jurusan yang paling banyak sekali diminati. Dan salah satunya adalah jurusan Teknik Geologi.

 

Teknik Geologi adalah salah satu bidang studi yang banyak sekali melakukan proses penelitian mengenai bumi, komposisi, struktur, sifat fisik, sejarah hingga proses untuk pembentukannya. Dan perkembangan ilmu geologi saat ini memang sangat luas. Sehingga bukan hanya terbatas pada sumber daya mineral namun juga konstruksi bangunan hingga bencana. 

 

Dengan luasnya ruang lingkup ini, lowongan kerja yang menjadi peluang kerja dari bidang geologi juga terbuka sangat lebar. Sehingga jika anda berencana untuk kuliah di jurusan ini tak perlu cemas dan khawatir jika nantinya akan menganggur. Karena lulusan dari geologi memiliki prospek yang cukup banyak dan sangat sebanding dengan pendidikan yang dilakukan. Dan berikut ini adalah beberapa peluang kerja geologi:

 

Bekerja di Perusahaan Minyak

Salah satu lowongan kerja geologi pertama yang bisa anda dapatkan ketika lulus dari jurusan Teknik Geologi ini adalah bekerja di perusahaan minyak. Memang benar sebagian besar lulusan jurusan satu ini lebih banyak memasang target untuk bekerja di perusahaan minyak. Dan seperti yang diketahui bersama untuk jenjang karir di perusahaan satu ini sangat menarik dan paling banyak diidamkan oleh banyak orang.

 

Bekerja di sebuah perusahaan minyak tentu saja akan memberikan banyak sekali pengalaman yang berbeda. Namun kamu juga harus siap dengan persaingan yang sangat ketat agar bisa diterima di perusahaan ini. Untuk gaji yang didapatkan juga sangat besar bahkan bisa mencapai ke puluhan juta rupiah tiap bulannya. 

 

Perusahaan Pertambangan

Peluang kerja geologi selanjutnya adalah dari perusahaan tambang nikel. Lulusan dari jurusan ini tentu saja memberikan bekal ilmu yang cukup banyak untuk bisa diaplikasikan pada bidang tambang. Apalagi perusahaan tambang bisa memberikan penghasilan yang cukup besar untuk kamu yang bekerja di perusahaan ini. Walaupun untuk bisa masuk ke perusahaan ini tentu saja ada tantangan yang harus dilalui. Gaji yang akan anda dapatkan di perusahaan tambang juga akan bergantung dengan posisi di perusahaan. Tugas dan peran yang dijalankan juga akan sangat mempengaruhi besar gaji yang akan didapatkan. 

 

Kontraktor

Untuk lulusan jurusan Teknik Geologi maka kamu juga memiliki peluang untuk bisa bekerja sebagai seorang kontraktor. Karena dalam bidang profesi ini kamu juga bisa mengaplikasikan ilmu yang kamu dapatkan selama kuliah. Untuk gaji kontraktor sendiri biasanya sangat menjanjikan bahkan anda bisa meraih uang ratusan juta dalam sekali projek. Tentu saja ini tergantung dengan skala projek yang kamu kerjakan. 

 

Dosen Jurusan

Ada banyak sekali pilihan lowongan kerja yang bisa anda dapatkan setelah lulus dari Teknik Geologi. Dan salah satunya adalah bekerja sebagai seorang dosen di universitas. Jika kamu memiliki keinginan dan mendapatkan kesempatan untuk bisa melanjutkan kuliah, maka anda bisa melanjutkan karir menjadi seorang dosen. Sebagai seorang akademisi, kamu bisa berbagi ilmu yang didapatkan selama kuliah. Selain itu, menjadi seorang dosen juga memberikan kamu update dan mengembangkan ilmu. Kamu juga akan terus menambah ilmu dan pengetahuan serta pengalaman. Dan selain mendapatkan gaji pokok, kamu bisa mendapatkan banyak tambahan lain dengan mengerjakan karya ilmiah dan menyusun buku akademik ketika memilih karir menjadi seorang dosen.

 

Bekerja Di LIPI

Untuk kamu yang memiliki gelar Sarjana Geologi maka kamu bisa mempertimbangkan untuk melamar kerja di LIPI. Kamu bisa menjadi salah satu peneliti dari LIPI. Posisi ini benar – benar akan sangat cocok untuk kamu tekuni jika kamu memang memiliki hobi untuk melakukan analisis dan juga memang memiliki keinginan jadi peneliti. Di LIPI kamu akan mendapatkan pekerjaan yang keren dan melakukan banyak penelitian yang akhirnya menghasilkan inovasi baru. Dengan kata lain lulusan geologi tidak akan susah cari kerja karena memang sangat banyak dibutuhkan saat ini.

 

Pengembang Permukiman

Peluang lain yang bisa kamu dapatkan ketika lulus dari Teknik Geologi adalah kamu bisa menjadi pengembang pemukiman. Ada area permukiman yang memang harus dikembangkan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia yang memang terus mengalami pertambahan. Dan di sini maka kamu bisa berkontribusi mengembangkan area pemukiman. Untuk gaji yang akan anda dapatkan ketika anda bekerja di pengembang pemukiman juga sangat besar dan sangat tergantung dengan jabatan dan banyaknya pekerjaan yang anda lakukan. Semakin tinggi posisi kamu maka tentu saja gaji yang kamu dapatkan juga akan semakin besar.

 

Kementerian Lingkungan Hidup

Banyaknya pengangguran tak akan menyurutkan peluang kamu sebagai lulusan dari Teknik Geologi. Karena kamu bisa juga untuk melamar di salah satu posisi pada Kementerian Lingkungan Hidup. Bekerja di lingkungan kementerian menjadi salah satu profesi yang sangat membanggakan apalagi jika kamu memiliki jabatan dan peran yang sangat penting. Jika berbicara masalah gaji, kamu tak perlu khawatir. Karena kamu memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan yang lumayan besar dengan posisi yang sangat baik.

 

Bekerja Di BPPT

Bekal ilmu yang kamu dapatkan dari jurusan Teknik Geologi sendiri sangat bisa kamu pakai jika kamu ingin melamar pekerjaan di BPPT. Lowongan kerja di BPPT juga masih terbuka lebar. Karena BPPT adalah salah satu instansi pemerintah non-kementerian yang memiliki tugas untuk melakukan proses pengkajian serta penerapan teknologi di Indonesia. 

 

Sebenarnya ada banyak sekali posisi dan jabatan yang bisa kamu tempati di BPPT. Namun kamu mungkin akan melakukan tes yang cukup selektif dan harus bersaing dengan sangat ketat dengan pelamar lain. Namun jika sudah keterima maka kamu akan memiliki jenjang karir yang benar – benar sangat menjanjikan dengan gaji yang cukup banyak. 

 

Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral

Peluang kerja selanjutnya yang bisa anda dapatkan ketika kamu adalah salah satu lulusan dari Teknik Geologi adalah bekerja di sebuah posisi pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Jika anda memang ingin memiliki karir yang bagus setelah lulus kuliah maka memiliki profesi ini bisa menjadi salah satu pilihannya. Hanya saja untuk bisa mendapatkan posisi ini memerlukan seleksi yang sangat ketat. Anda juga harus melakukan usaha yang sangat keras dalam prosesnya. 

 

Namun hasilnya tidak akan pernah mengecewakan. Karena ketika anda bekerja di posisi pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral maka kamu akan mendapatkan gaji yang lumayan besar. Semakin tinggi posisi kamu maka akan semakin besar juga jumlah penghasilan yang akan kamu dapatkan. 

 

Nah itulah beberapa peluang lowongan kerja geologi yang bisa kamu dapatkan. Untuk kamu yang memang sangat tertarik dengan peluang kerja ini, maka kamu bisa memilih untuk masuk ke jurusan Teknik Geologi. Selain memiliki posisi yang bagus juga gaji yang akan kamu dapatkan juga sangat besar. Terlebih lagi tidak banyaknya pengangguran di jurusan ini. Karena memang lulusannya saat ini sedang banyak dicari. 


 

Apa itu Peta?